Sebuah ikhtiar yang lahir dari keyakinan bahwa
ilmu adalah hak setiap manusia, tanpa memandang latar belakang maupun
keterbatasannya. Ikhtiar yang membuka pintu kesempatan bagi siapa saja yang mau
berjuang menuntut ilmu, menghancurkan batasan yang kerap menghalangi mimpi,
bahkan secercah cahaya dalam gelapnya dunia bagi seorang anak untuk meraih masa
depan.
Sebagaimana pesan Guru Tua, as-Sayyid Idrus bin Salim Aljufri — ulama besar yang syair-syairnya abadi hingga kini — "Ilmu itu cahaya di dalam hati dan pemiliknya, mereka telah mencapai derajat di surga. Harta akan lenyap dan pemiliknya pun ikut sirna, sedangkan ilmu kekal dan para ilmuwan akan selalu dikenang.” (Fadly S., 2020)
Kecintaan beliau pada ilmu
dan para pencarinya kerap tercurah melalui bahasa sastra yang indah,
mengajarkan bahwa ilmu adalah pelita kehidupan. Semangat itulah yang terus
dijaga oleh Alkhairaat, termasuk oleh Komda Alkhairaat di Ternate melalui
lahirnya Panti Asuhan dan Dhuafa Alkhairaat.
Panti ini hadir bukan sekadar sebagai tempat
bernaung, melainkan sebagai rumah harapan. Di bawah naungan Alkhairaat, ia
menjadi ruang bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk menapaki jalan ilmu dengan
tenang, tanpa dihantui beban biaya pendidikan. Anak-anak ini belajar di
berbagai satuan pendidikan Alkhairaat, dari sekolah dasar hingga menengah atas,
dengan dukungan biaya yang dihimpun dari Badan Usaha Milik Alkhairaat (BUMA),
para donatur, lembaga pemerintah maupun swasta, serta para abnaulkhairaat
dan siapa saja yang tergerak hatinya.
Biasanya, para siswa yang membutuhkan akan
diajukan oleh sekolah atau madrasah tempat mereka belajar. Setelah melalui
proses verifikasi oleh pengurus panti, biaya pendidikan mereka — mulai dari
biaya masuk, hingga uang komite — dibayarkan langsung ke unit pendidikan
terkait. Langkah ini bukan hanya meringankan beban orang tua, tetapi juga
memberi kesempatan kepada anak-anak untuk fokus menimba ilmu dengan sepenuh
hati.
Hingga kini, ratusan santri dan siswa telah
merasakan manfaat dari kebaikan hati dari mereka yang rela meluangkan
rezekinya. Ada yang berbagi secara rutin setiap bulan, ada pula yang memberi
ketika Allah lapangkan rezekinya. Semuanya menjadi motor penggerak panti serta bagian
dari mata rantai kebaikan yang in sya Allah tak kan pernah putus.
Namun, peran panti asuhan ini lebih dari sekadar
memberi bantuan materi. Ia menanamkan nilai-nilai yang diwariskan Guru Tua:
bahwa setiap anak berhak tumbuh dengan ilmu, iman, dan kasih sayang. Di balik
kesederhanaan, para pengurus panti menjalani amanah yang tidak ringan, namun
penuh berkah. Mereka menjaga agar tak ada
satu pun anak tertinggal dari pendidikan.
Kami percaya, kebaikan selalu
menemukan jalannya sendiri. Dan bila dari kisah ini ada hati yang tergerak
untuk ikut menjaga amanah ini, biarlah itu lahir bukan karena ajakan, melainkan
karena cinta — cinta yang tumbuh dari keyakinan bahwa ilmu adalah cahaya yang
harus senantiasa dijaga dan diwariskan.
Untuk
donasi dan bantuan anda dapat menyalurkannya langsung ke:
BANK
MANDIRI
150.00.12006.23.3
an. Panti Aushan dan Dhuafa Alkhairaat Ternate