Foto: Istimewa
Ternate ā Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan
Pertanahan Nasional (ATR/BPN), KH. Nusron Wahid, dijadwalkan melakukan
kunjungan kerja ke Provinsi Maluku Utara pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Salah
satu agenda kunjungan tersebut adalah silaturahmi bersama pimpinan organisasi
Islam se-Maluku Utara yang digelar di Ternate Room, Lantai 3 Hotel Bela
Ternate, mulai pukul 15.30 WIT.
Dalam forum silaturahmi itu, Ketua Komisaris Wilayah
(Komwil) Alkhairaat Maluku Utara, H Abdurachman Assagaf menyampaikan harapan besar kepada Menteri
ATR/BPN agar memberi perhatian khusus terhadap tanah-tanah milik Alkhairaat di
wilayah Maluku Utara. Ia meminta Menteri untuk menginstruksikan Kanwil BPN
Maluku Utara mempermudah sekaligus memprioritaskan pengurusan Sertifikat tanah
Alkhairaat yang hingga kini masih banyak belum bersertifikat.
āAlkhairaat sejak awal berdiri telah mengabdikan diri di
bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Namun hingga saat ini masih banyak tanah
Alkhairaat yang belum memiliki kepastian hukum. Kami berharap melalui
kepemimpinan Bapak Menteri, proses sertifikasi tanah-tanah Alkhairaat dapat
dipermudah dan diprioritaskan,ā ujarnya.
Selain itu, Alkhairaat juga menantikan realisasi penyerahan
tanah dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang sebelumnya telah dialokasikan
untuk kepentingan pendidikan dan pengembangan Alkhairaat. āKami berharap
penyerahan tersebut dapat segera dilakukan secara resmi, sehingga dapat
dimanfaatkan untuk pembangunan lembaga pendidikan dan dakwah,ā tambahnya.
Menurutnya, legalisasi dan penyerahan aset tanah sangat penting demi keberlangsungan pesantren, madrasah, dan pusat-pusat dakwah Alkhairaat agar memiliki kepastian hukum serta terlindungi dari potensi sengketa. Kehadiran Menteri ATR/BPN di Maluku Utara dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah dan organisasi keagamaan dalam mendukung pembangunan yang berkeadilan. (rm)